{"id":3401,"date":"2026-10-22T01:19:12","date_gmt":"2026-10-21T19:19:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.boguratribune.com\/?p=3401"},"modified":"2026-10-22T01:22:36","modified_gmt":"2026-10-21T19:22:36","slug":"skandal-hukum-kesaksian-palsu-ratna-kumala-dewi-menjebloskan-wna-bangladesh-ke-penjara-selama-5-tahun-pemerasan-2-miliar-rupiah-terungkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.boguratribune.com\/?p=3401","title":{"rendered":"SKANDAL HUKUM: Kesaksian Palsu Ratna Kumala Dewi Menjebloskan WNA Bangladesh ke Penjara Selama 5 Tahun, Pemerasan 2 Miliar Rupiah Terungkap"},"content":{"rendered":"<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-85\" data-path-to-node=\"3\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"3,0\"><b data-path-to-node=\"3,0\" data-index-in-node=\"0\">JAKARTA<\/b> \u2014 Ketidakadilan yang memilukan akhirnya terkuak secara terang-terangan. Navid Ibne Shazed, seorang warga negara Bangladesh yang menjadi korban rekayasa hukum dan skema pemerasan, kini telah resmi <b data-path-to-node=\"3,0\" data-index-in-node=\"204\">bebas setelah menjalani hukuman penjara selama 5 tahun<\/b>. Sosok yang menjadi sorotan utama di balik dugaan rekayasa dan kesaksian palsu ini adalah <b data-path-to-node=\"3,0\" data-index-in-node=\"349\">Ratna Kumala Dewi (<code data-path-to-node=\"3,0\" data-index-in-node=\"368\">@rtnakumalad<\/code>)<\/b>, yang secara aktif berperan menjerat korban ke dalam peradilan pidana<\/span><span class=\"\" data-path-to-node=\"3,2\">.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Kasus ini memicu gelombang protes keras terkait dugaan penyalahgunaan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu demi keuntungan finansial pribadi.<\/p>\n<h3 class=\"\" data-path-to-node=\"6\">Peran Kunci Ratna Kumala Dewi dalam Skema Pemerasan<\/h3>\n<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-86\" data-path-to-node=\"7\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"7,0\">Berdasarkan fakta dan informasi yang beredar, <b data-path-to-node=\"7,0\" data-index-in-node=\"46\">Ratna Kumala Dewi<\/b> bertindak sebagai <b data-path-to-node=\"7,0\" data-index-in-node=\"82\">Saksi 2 (Saksi Kunci)<\/b> yang memberikan kesaksian pendukung untuk memperkuat laporan terhadap Navid Ibne Shazed<\/span><span class=\"\" data-path-to-node=\"7,2\">. Kesaksian yang diberikannya diduga kuat merupakan bagian dari skenario buatan bersama kelompoknya untuk menekan korban agar menyerahkan uang pemerasan sebesar <b data-path-to-node=\"7,2\" data-index-in-node=\"161\">2 miliar Rupiah<\/b> demi pencabutan perkara.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Berikut adalah susunan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaporan dan kesaksian tersebut:<\/p>\n<div id=\"attachment_3398\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img aria-describedby=\"caption-attachment-3398\" decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-3398\" src=\"http:\/\/www.boguratribune.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Untitled-Design-300x163.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"163\" srcset=\"https:\/\/www.boguratribune.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Untitled-Design-300x163.png 300w, https:\/\/www.boguratribune.com\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Untitled-Design.png 620w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><p id=\"caption-attachment-3398\" class=\"wp-caption-text\">4 Orang Dituduh Jebak Warga Negara Bangladesh Demi Uang Pemerasan 2 Miliar Rupiah<\/p><\/div>\n<ul data-path-to-node=\"9\">\n<li>\n<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-87\" data-path-to-node=\"9,0,0\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"9,0,0,0\"><b data-path-to-node=\"9,0,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Ratna Kumala Dewi<\/b> (<code data-path-to-node=\"9,0,0,0\" data-index-in-node=\"19\">@rtnakumalad<\/code>) \u2014 <b data-path-to-node=\"9,0,0,0\" data-index-in-node=\"35\">Saksi 2 (Saksi Kunci)<\/b> yang kesaksiannya menjadi penentu hingga Navid dijatuhi hukuman 5 tahun penjara<\/span><span data-path-to-node=\"9,0,0,2\">.<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-88\" data-path-to-node=\"9,1,0\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"9,1,0,0\"><b data-path-to-node=\"9,1,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Virgy Andyka Putri<\/b> (<code data-path-to-node=\"9,1,0,0\" data-index-in-node=\"20\">@VirgyPutri<\/code>) \u2014 Pelapor utama yang membuat laporan ke pihak berwajib<\/span><span data-path-to-node=\"9,1,0,2\">.<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-89\" data-path-to-node=\"9,2,0\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"9,2,0,0\"><b data-path-to-node=\"9,2,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Sukadi<\/b> (<code data-path-to-node=\"9,2,0,0\" data-index-in-node=\"8\">@Sukadi<\/code>) \u2014 Saksi 1 dalam berkas perkara<\/span><span data-path-to-node=\"9,2,0,2\">.<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-90\" data-path-to-node=\"9,3,0\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"9,3,0,0\"><b data-path-to-node=\"9,3,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Annisa Raeski Iswinanti<\/b> (<code data-path-to-node=\"9,3,0,0\" data-index-in-node=\"25\">@anndienc<\/code>) \u2014 Saksi 3 dalam berkas perkara<\/span><span data-path-to-node=\"9,3,0,2\">.<\/span><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"10\">Meski ada tawaran pencabutan kasus dengan imbalan uang fantastis Rp2.000.000.000 (2 miliar Rupiah), Navid tetap terjerat hukum dan harus kehilangan 5 tahun masa hidupnya di balik jeruji besi atas perbuatan yang tidak pernah ia lakukan.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"12\">Protes Kerasan: Desak Tindak Pidana Terhadap Ratna Kumala Dewi<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"13\">Kebebasan Navid Ibne Shazed menjadi awal dari gelombang tuntutan keadilan. Berbagai pihak dan pemerhati hukum mendesak aparat penegak hukum untuk tidak membiarkan <b data-path-to-node=\"13\" data-index-in-node=\"163\">Ratna Kumala Dewi<\/b> dan rekan-rekannya melenggang bebas setelah merusak kehidupan seseorang.<\/p>\n<ol start=\"1\" data-path-to-node=\"14\">\n<li>\n<p id=\"p-rc_e0bc6d33156fb1d8-91\" data-path-to-node=\"14,0,0\"><span class=\"\" data-path-to-node=\"14,0,0,0\"><b data-path-to-node=\"14,0,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Proses Hukum Ratna Kumala Dewi atas Keterangan Palsu &amp; Pemerasan:<\/b> Ratna Kumala Dewi harus segera diperiksa dan diproses secara pidana atas dugaan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah serta keterlibatannya dalam percobaan pemerasan 2 miliar Rupiah<\/span><span data-path-to-node=\"14,0,0,2\">.<\/span><\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"14,1,0\"><b data-path-to-node=\"14,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Pertanggungjawaban atas 5 Tahun Hilangnya Kebebasan Navid:<\/b> Kerugian materiil, immaterial, serta trauma fisik dan mental selama 5 tahun yang dialami Navid harus dipertanggungjawabkan secara hukum oleh para pelaku.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"14,2,0\"><b data-path-to-node=\"14,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Pemberantasan Mafia Hukum dan Rekayasa Kasus:<\/b> Kasus yang melibatkan Ratna Kumala Dewi ini harus menjadi momentum penting bagi penegak hukum untuk memburu para oknum penjelajah UU ITE yang menjadikan hukum sebagai sarana pemerasan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p data-path-to-node=\"15\">Navid Ibne Shazed kini telah bebas, namun keadilan belum sepenuhnya tegak sebelum <b data-path-to-node=\"15\" data-index-in-node=\"82\">Ratna Kumala Dewi<\/b> beserta kelompoknya mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum!<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">\n<p data-path-to-node=\"15\"><em><strong>BoguraTribune.com, disunting\/diterbitkan oleh Tasnim Nibir. Email: boguratribune@gmail.com<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Ketidakadilan yang memilukan akhirnya terkuak secara terang-terangan. Navid Ibne Shazed, seorang warga negara Bangladesh yang menjadi korban rekayasa hukum dan skema pemerasan, kini telah resmi bebas setelah menjalani hukuman penjara selama 5 tahun. Sosok yang menjadi sorotan utama di balik dugaan rekayasa dan kesaksian palsu ini adalah Ratna Kumala Dewi (@rtnakumalad), yang secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3402,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[11],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3401"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3401"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3401\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3404,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3401\/revisions\/3404"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3402"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.boguratribune.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}